5 Cara Bersikap Proaktif Terhadap Kegagalan Bisnis

January 2, 2021 Lintang Febri

Kegagalan bisnis dapat menjadi pengalaman yang memberi pelajaran berharga selama Anda tahu cara menghadapinya. Anda dapat menjadikan kegagalan sebagai pijakan untuk Anda belajar, tumbuh, dan berevolusi dari kesalahan masa lalu.

Kegagalan kebanyakan dimaknai negatif, sementara keberhasilan adalah sesuatu yang positif. Namun, benarkah selalu demikian? Pernahkah Anda berpikir jika kegagalan, dengan segala hambatan dan rintangannya, sebenarnya sedang menuntun Anda menuju kesuksesan yang ingin Anda capai?

Ilustrasi belajar dan refleksi
Ilustrasi belajar dan refleksi

Para pebisnis sukses, sebut saja Mark Cuban, Steve Jobs, Paul Allen, dan masih banyak lagi, tentu pernah menjumpai kegagalan. Lalu, apa kata mereka?

Pendiri SpaceX dan pendiri Amazon memiliki pendapat senada.

“Failure is an option here. If things are not failing, you are not innovating enough.”Elon Musk

“Failure and invention are inseparable twins.”  –Jeff Bezos

Mereka memaknai kegagalan sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari inovasi yang Anda lakukan. Berani berinovasi, sama halnya dengan berani menemui kegagalan yang akan datang. 

Belajar dari pengalaman kegagalan akan menuntun Anda meraih keberhasilan bisnis yang lebih besar. Seperti kata Co-Founder Microsoft, Paul Allen.

“In my experience, each failure contains the seed of your next success-if you are willing to learn from it -Paul Allen

Banyak dari para pengusaha kaya tersebut berangkat dari tidak memiliki apa-apa hingga menjumpai kegagalan berkali-kali dalam bisnisnya. Melihat betapa pentingnya memahami kegagalan demi keberlanjutan bisnis, apa saja yang dapat Anda petik dari secuil kisah terjal perjalanan bisnis tersebut? Berikut setidaknya lima hal yang harus Anda perhatikan.

Poroskan kegagalan untuk pertumbuhan

Membangun bisnis adalah tentang melakukan percobaan dan merangkul kegagalan. Anda tidak akan tahu sesuatu sampai Anda melakukannya, bukan? Bisnis yang gagal akan membawa Anda kepada sebuah sudut pandang bahwa berbisnis itu bukan tentang terobsesi pada hasil, tetapi proses untuk mencapai hasil tersebut.

Bagaimanapun, menyadari kegagalan adalah starting point yang penting. Kegagalan harus dimaknai sebagai titik poros untuk mengutamakan prioritas, mengembangkan pendekatan yang baru untuk mengatasi masalah, dan membina pembelajaran yang kontinyu.

Fokus pada satu ide

Memiliki satu ide bisnis yang matang akan jauh lebih baik dari pada beberapa ide sekaligus. Tujuannya agar Anda bisa fokus untuk meminimalisir resiko kerugian. Sehingga, misalnya terjadi kegagalan lagi, Anda bisa lebih mudah untuk bangun karena tidak jatuh begitu dalam. Gary Vaynerchuk pernah berkata “Once you get to a place where your failures are just yours, they get a lot less scary.” Ini karena Anda telah lebih siap dan lebih mengerti mengenai resiko kerugian.

Menemukan celah yang rapuh

Lihatlah kegagalan Anda dan identifikasi celah yang rapuh secara lebih objektif. Kemudian sesuaikan, benahi, dan lakukan lagi. Bisnis adalah sebuah proses mengutak-atik dan mengoptimalisasi. Tidak ada masa depan yang hanya mengerti sukses tanpa mengetahui kegagalan. Pelajaran yang dapat diambil adalah untuk tidak mengulangi masa lalu. Bangun proses yang menjaga Anda dari kegagalan yang sama di masa depan. Seperti kata Mark Cuban, “It doesn’t matter how many times you have failed, you only have to be right once.” Dari berbagai rintangan yang Anda lalui, Anda akan menemui keberhasilan karena telah menemukan cara yang tepat. 

Ubah perspektif

Kegagalan akan menjadi kegagalan hanya jika Anda tidak belajar dari sana. Inovasi, evolusi, dan kemajuan terjadi karena seseorang yang didorong hingga ke tepi dan jatuh, kemudian bangkit, dan mencoba lagi. Anggarkan waktu untuk mengorganisasi pikiran, menyadari kesalahan, dan melakukan perubahan. Dengan demikian, tidak selamanya kegagalan itu negatif, tetapi proaktif.

Lanjutkan dengan kerendahan hati

Kegagalan itu diperlukan dan membutuhkan waktu berkali-kali untuk lebih baik. Yang dimaksud di sini adalah kegagalan personal atau personal failure. Kegagalan ini akan membantu Anda memberi timbal balik atas diri Anda. Adalah persepsi mengenai harga diri dan kemampuan atau talenta yang berbanding lurus dengan realita yang menjadi poin benah. Hal demikian merendahkan hati dan siapa pun yang rendah hati dalam hal ini akan menang dalam jangka panjang.

Membangun bisnis yang kokoh memang tidak mudah. Berbagai rintangan dan halangan harus siap dihadapi oleh para pebisnis sebelum benar-benar menemukan kesuksesan bisnis yang diharapkan. Dengan demikian, Anda juga perlu sumber daya yang mumpuni. Salah satunya adalah alat bisnis yang tepat untuk menunjang bisnis Anda.

RUN System adalah software ERP terintegrasi yang akan membantu Anda untuk menyederhanakan manajemen operasi pada setiap proses bisnis. RUN System merupakan instrumen pengendalian yang tepat atas pelaksanaan kegiatan strategis dalam setiap proses bisnis Anda. 

Cari tahu lebih lanjut mengenai produk RUN System di website kami dan jadilah partner kami untuk kemudahan bisnis Anda!