Top Tren ERP di Tahun 2024, Intip Daftar Lengkapnya!

Sistem ERP (Entrprise Resource Planning) telah menjadi tulang punggung bagi banyak perusahaan dalam mengelola berbagai proses bisnis dan membantu mencapai tujuan strategis. Di tahun 2024, ERP terus berkembang dengan tren inovatif yang menjanjikan transformasi bisnis sehingga lebih efisien, adaptif, dan cerdas. Perusahaan yang aware akan transformasi digital perlu memperhatikan tren ERP yang terus berkembang untuk memaksimalkan investasi pada teknologi informasi.

Anda bingung tren ERP apa yang harus diprioritaskan tahun ini? Alat dan teknologi yang dirancang untuk mendukung percepatan dan pengambilan keputusan cerdas harus diletakkan di urutan pertama list Anda.

Mari kita lihat tren-tren yang mengubah permainan dan membahas bagaimana para pemimpin bisnis dapat memaksimalkan investasi ERP mereka.

1. Pertumbuhan Pesat Penerapan ERP Berbasis Cloud

Seiring dengan berkembang dan bertumbuhnya teknologi Cloud di dunia, para vendor ERP pun kini terus berinvestasi dalam teknologi cloud sebagai pendamping sistem on-premise untuk melengkapi kebutuhan setiap segmen pasar.

Model cloud menawarkan banyak keuntungan, termasuk kemampuan bagi perusahaan kecil hingga menengah untuk mendigitalisasi bisnis mereka dengan mudah tanpa investasi waktu dan uang yang relatif sangat sedikit, meskipun departemen teknologi internal mereka relatif kecil. Dengan aplikasi yang mudah digunakan dan kemampuan lintas platform, ERP berbasis cloud membuatnya lebih layak bagi perusahaan-perusahaan ini untuk mengadopsi teknologi yang lebih maju di masa depan. Dimana digitalisasi ini akan menjadi pendongkrak produktifitas yang berbuah efisiensi waktu & biaya yang semua berkontribusi positif pada bottom line.

Contoh ERP berbasis cloud yang dapat Anda temukan di sini adalah R1. Hanya dengan R1, satu aplikasi Cloud ERP, dapat membantu meningkatkan efisiensi bisnis Anda dengan mengintegrasikan seluruh proses bisnis mulai dari Procurement Management, Inventory Management, Sales & Distribution Management hingga Finance & Accounting Management.

Baca juga: R1, Cloud ERP milik RUN System, Kini Tersedia secara Global di Google Cloud Marketplace

R1 on Google Cloud Marketplace

Coba Gratis Sekarang!

2. Perangkat yang Terhubung IoT

ERP mobile sudah hadir selama beberapa dekade, namun hingga saat ini bisnis di berbagai lini masih memperluas cara mereka melihat teknologi ini. Dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT) yang terus berkembang, memungkinkan para pemimpin merasakan pengalaman yang lebih mudah untuk terhubung dengan banyak perangkat.

Sebagai contoh, perusahaan menggunakan sensor yang terhubung dengan IoT untuk memantau peralatan, produk, dan berbagai aset fisik lainnya. Sebagai gantinya, mereka mendapatkan wawasan di area seperti:

  • Kinerja karyawan
  • Efisiensi sistem
  • Penggunaan energi
  • Efisiensi operasional
  • Kecepatan perakitan
  • Kerangka waktu pengiriman

3. Adopsi Two-Tier ERP

Ketika sebuah perusahaan memiliki kantor, anak perusahaan, dan lokasi dan kustomer yang tersebar di banyak tempat, dapat menjadikan perusahaan tersebut kesulitan menyimpan semua data perusahaan dalam satu platform ERP. Hal tersebut dapat terjadi karena tiap lokasi sering memiliki kebutuhan yang spesifik, dan mencoba memaksa memenuhi kebutuhan mereka dengan satu solusi yang sama untuk semua lokasi bisa berujung pada masalah.

Di sinilah Two-Tier ERP masuk. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menggunakan satu sistem ERP di tingkat korporat atau perusahaan Induk (tingkat 1) sambil menggunakan solusi ERP yang berbeda di unit bisnis atau cabang lain (tingkat 2). Kebanyakan, tingkat kedua beroperasi pada platform ERP berbasis cloud.

Untuk efektif, perusahaan harus memastikan bahwa karyawan dapat berkomunikasi satu sama lain dan bertukar data antara kedua tingkat tersebut. Untuk tujuan ini, banyak vendor berbasis cloud menyediakan sistem ERP yang tidak hanya bekerja di tingkat lokal tetapi juga dapat terintegrasi dengan platform ERP korporat, sesuai kebutuhan.

Two-tier ERP sendiri adalah strategi pengelolaan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) di mana perusahaan menggunakan dua sistem ERP yang berbeda, yaitu satu untuk pengelolaan global atau perusahaan induk, dan satu lagi untuk pengelolaan unit bisnis atau cabang yang lebih kecil. Sistem ERP utama digunakan untuk mengelola operasi perusahaan secara keseluruhan, sedangkan sistem ERP kedua digunakan untuk mengelola operasi di unit bisnis yang lebih kecil dengan kebutuhan yang lebih spesifik atau lokal.

4. Kecerdasan Buatan yang Terus Berkembang

Di masa lalu, jika sebuah perusahaan ingin mendapatkan visibilitas data yang mendalam dan pelaporan yang canggih, mereka harus membayar ekstra untuk meningkatkan sistem ERP dasar mereka. Sekarang, fungsi-fungsi tersebut sudah menjadi standar di banyak teknologi, terutama berkat peningkatan penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) yang menyeruak ke dalam market.

Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan menggunakan AI generatif dalam ERP untuk meramalkan permintaan, mengotomatiskan layanan pelanggan, mengembangkan produk baru, dan lain-lain. Dalam kasus seperti itu, seorang pengguna mungkin bertanya pertanyaan seperti:

  • Bagaimana penjualan saya selama enam bulan ke depan?
  • Apakah ada cuaca buruk yang akan datang dan jika iya, bagaimana itu akan mempengaruhi rantai pasokan saya?
  • Bagaimana perbandingan penjualan saya kuartal ini dibandingkan dengan waktu yang sama di tahun lalu?

Dengan semakin banyak sistem ERP yang mengintegrasikan AI, semakin banyak pengguna yang akan diberdayakan untuk membuat keputusan berbasis data tanpa memerlukan pengetahuan coding yang advance.

5. Menuju Era Hyperautomation

Seperti namanya, hyperautomation adalah proses mengotomatisasi sebanyak mungkin proses bisnis.

Menggunakan AI (Artificial Intelligence), ML (Machine Learning), dan RPA (Robotic Process Automation), semakin banyak perusahaan yang mengotomatisasi proses manual sambil menyempurnakan proses ERP yang telah mereka otomatisasi di masa lalu. Saat mereka menyempurnakan, mereka sedang menangani kesenjangan fungsional dan masalah alur kerja untuk mendapatkan nilai lebih dari teknologi otomatisasi mereka.

Tertarik memulai digitalisasi proses bisnis Anda dengan ERP? Tingkatkan Efisiensi Bisnis Anda dengan RUN System ERP Sekarang!

RUN System ERP

ERP Best Solution

Bagaimana kami dapat membantu Anda?

Beri tahu kami apa yang Anda butuhkan, kami siap memberikan solusi yang tepat untuk bisnis Anda