PT Global Sukses Solusi (RUNS) Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

September 8, 2021 RUN System
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Global Sukses Solusi Tbk

Jakarta, 8 September 2021 – Sesuai dengan jadwal PT Global Sukses Solusi Tbk (Perseroan) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham “RUNS”. Setelah sebelumnya, mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Selasa (31/8). Dengan tercatatnya saham PT Global Sukses Solusi Tbk pada papan Utama di Bursa Efek Indonesia, Perseroan menjadi perusahan Informasi dan Teknologi ke 6 yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini.

Dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, Perseroan telah melepas sebanyak 196.800.000 lembar saham dengan harga penawaran Rp 254 per saham, sehingga dana yang berhasil dihimpun oleh Perseroan sebesar Rp 49.987.200.000,-. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari para investor hingga  terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 21 kali dari pooling atau 9 kali dari total emisi saham perseroan.

Direktur Utama PT Global Sukses Solusi Tbk, Sony Rachmadi Purnomo mengatakan, nantinya dana IPO yang terhimpun rencananya sekitar 74% akan digunakan sebagai modal kerja diantaranya yaitu untuk pembiayaan proyek baru, biaya overhead dan operasional. Pembiayaan proyek baru tersebut adalah pengadaan-pengadaan ERP dan pekerjaan pekerjaan managed service ERP pada pelanggan pelanggan Perseroan. Sekitar 11% akan digunakan untuk market acquisition and expansion. Market acquisition and expansion bertujuan untuk memperluas segmen baru melalui pengembangan produk iKas, yaitu Micro point of Sales, yang ditujukan untuk bisnis UKM dan dapat menghubungkan antara pelanggan ERP ke bisnis UKM serta pengembangan lebih lanjut produk RUN Market, yaitu platform ERP untuk segmen bisnis menengah. Sekitar 10% (sepuluh persen) akan digunakan untuk riset dan pengembangan. Sekitar 5% (lima persen) akan digunakan untuk belanja modal Perseroan yang meliputi alat kerja dan prasarana diantaranya adalah komputer, server, router server, switchhub manageable, server rak 20U, firewall Fortinet, dan kendaraan operasional.

Untuk menjamin pelaksana emisi saham, PT Global Sukses Solusi Tbk menunjuk PT BRI Danareksa dan PT Mirae Sekuritas Indonesia sebagai penjaminnya.

Kinerja Perseroan

PT Global Sukses Solusi Tbk  adalah perusahaan IT yang sedang berkembang dengan kinerja yang terus bertumbuh.

Perusahaan yang berdiri di Yogyakarta pada tahun 2014 tersebut mengawali bisnisnya lewat keikutsertaannya dalam Program Indigo Startup Incubator yang diselenggarakan oleh Telkom. Dalam tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2017, Perseroan untuk pertama kalinya menerapkan Run System di perusahaan BUMN. Produk Perseroan pun terus berkembang dengan tambahan produk iKas dan Run iProbe (HR Cloud Platform).

Produk – produk Perseroan juga memiliki beberapa keunggulan kompetitif yaitu: Pertama, Produknya memungkinkan untuk dikostumisasi dan dapat menyesuaikan kebutuhan pelanggan. Kedua, Harga yang kompetitif jika dibandingkan Perusahaan sejenis dan para pemain global lainnya di industri ERP dan ketiga, Kualitas after sales service yang baik terlebih pada kondisi pandemic Covid-19, mobilisasi tim support dan maintenance tidak terkendala karena semua sumber daya berasal dan berada di dalam negeri.

Seiring dengan perkembangan usaha yang dibuktikan dengan bertambahnya sejumlah produk dan dicapainya keunggulan atas produk tersebut, menurut Nizar selaku Direktur Keuangan PT Global Sukses Solusi Tbk bahwa,  kinerja operasional  Perseroan juga menunjukkan peningkatan dan pertumbuhan.  Hal itu ditunjukkan dengan kinerja per Desember 2020, dimana pendapatan usaha Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp16,874 miliar atau meningkat sebesar 300,37% dibandingkan dengan tahun 2019, dari Rp5,618 miliar menjadi Rp22,492 miliar Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan RUN System kepada pihak berelasi yaitu PT Metranet.

Capaian laba bersih tahun berjalan Perseroan juga meningkat pada tahun 2020 menjadi Rp7,705 miliar dari Rp2,067 miliar atau naik sebesar 272,73%. Demikian juga EBITDA melonjak dari 61,48% pada tahun 2019 menjadi 387,15% pada tahun 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan Perseroan. Peningkatan pendapatan Perseroan seiring dengan peningkatan nilai kontrak yang diperoleh Perseroan lanjut Nizar.