Membangun Bisnis vs Investasi Saham, Mana yang Anda Pilih?

December 29, 2020 RUN System

Pernahkah Anda bingung memilih membangun usaha atau menginvestasikan uang pada saham? Berinvestasi saham telah memiliki reputasi yang paling baik sebagai strategi mengembangkan dana. Namun, saat ini entrepreneurship telah semakin populer apalagi dengan perkembangan teknologi yang menawarkan berbagai kemudahan. Hal ini menimbulkan dilema bagi sebagian orang untuk memilih antara berinvestasi atau berbisnis. Tentunya, Anda perlu panduan untuk memilih sebelum memutuskan berbisnis atau berinvestasi. Berikut adalah perbandingan yang dapat menjadi pertimbangan.

Waktu Keuntungan

Ketika membangun bisnis, laba yang akan diperoleh dapat memakan waktu yang lama. Membangun bisnis bukan cara instan untuk mendapatkan keuntungan yang Anda harapkan. Sering kali, para pebisnis baru benar-benar merasakan hasil kerja keras mereka setelah ckup lama. Misalnya, Amazon perlu waktu sekitar 9 tahun dan Federal Express memakan waktu empat tahun untuk mencapai keuntungan. Namun, saat ini usaha-usaha kecil dapat menghasilkan untung dalam waktu beberapa bulan saja. 

Sementara itu, Anda dapat mengetahui capital gain dan loss pada investasi saham hanya dalam waktu beberapa menit. Tentu, para investor tidak melakukan jual-beli secara cepat, tetapi melakukan investasi jangka panjang untuk mendapatkan keuntungan yang sesungguhnya. Waktu yang dibutuhkan bisa mencapai bertahun-tahun. Hal ini bergantung pada saham yang Anda pilih dan kondisi ekonomi yang terjadi.

Potensi Keuntungan yang Didapatkan

Bisnis kecil bisa saja berharga jutaan hingga milyar rupiah. Ini dikarenakan hanya ada sedikit pemilik bisnis, sementara terdapat banyak pemegang saham yang sama yang membuat keuntungan dari saham akan sangat terdilusi. Selanjutnya, kentungan dari bisnis kecil yang sukses berpotensi lebih besar daripada saham yang didapatkan dari capital gain dan deviden dari distribusi keuntungan perusahaan. Bahkan, Anda akan mendapatkan keuntungan berlipat-lipat dari modal yang Anda keluarkan. Hanya saja, perusahaan kecil juga rawan bangkrut.

Perlu diingat, semakin besar keuntungan yang ingin didapatkan, baik saham maupun bisnis, semakin besar pula risiko yang harus ditanggung.

Modal yang Dikeluarkan

Berinvestasi saham dapat dimulai secara lebih murah dan mudah daripada ketika Anda membangun bisnis sendiri. Meski, sekarang biaya yang dikeluarkan bisa jauh lebih murah seiring berkembangnya internet. Anda dapat meraih konsumen secara lebih luas dengan biaya yang lebih murah dengan bisnis secara online. Ini tentu akan sangat menguntungkan bagi Anda yang berbisnis.

Skills yang Dibutuhkan

Anda harus belajar lebih banyak untuk memulai bisnis daripada investasi saham. Pasalnya, Anda bisa saja membeli reksadana indeks yang tentu memudahkan Anda untuk memulai investasi saham atau membeli saham blue chip.

Saat berbisnis, Andalah yang mengatur dan membuat keputusan bisnis. Anda juga harus siap ditelpon sewaktu-waktu ketika dibutuhkan atau ada masalah. Sementara saat berinvestasi saham, Anda tidak perlu memikirkannya.

Risiko

Saat Anda memasukkan uang untuk investasi, saat itulah uang Anda dalam risiko. Risiko kegagalan bisnis akan lebih besar dibandingkan investasi saham berkualitas tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memulai bisnis dengan modal sesedikit mungkin. Era serba internet seperti sekarang ini, memulai bisnis kecil berbasis internet akan lebih menekan risiko daripada berinvestasi saham.

Jika Anda menjatuhkan pilihan pada berbisnis, ada salah satu kunci penting dalam pengelolaan bisnis yang baik, yaitu memiliki alat bisnis yang tepat. RUN System adalah software ERP terintegrasi yang akan membantu Anda untuk menyederhanakan manajemen operasi pada setiap proses bisnis. RUN System merupakan instrumen pengendalian yang tepat atas pelaksanaan kegiatan strategis dalam setiap proses bisnis Anda. Cari tahu lebih lanjut mengenai produk RUN System di website kami dan jadilah partner kami untuk kemudahan bisnis Anda!