Probation adalah Faktor Penting dalam Rekrutmen Karyawan, Ini Penjelasannya!

Saat mencari talent atau karyawan baru, biasanya perusahaan akan menggunakan sistem probation untuk melihat kesesuaian antara karyawan dan nilai yang dipegang perusahaan. Probation adalah satu proses yang dilakukan sebagai masa adaptasi dan masa penilaian apakah sebuah karyawan cocok dengan perusahaan atau tidak.

Kebanyakan dari Anda yang sudah bekerja di industri paham benar bagaimana pentingnya kualitas dan kesesuaian karyawan dengan nilai yang dimiliki perusahaan. Dalam dunia HRD misalnya, kesesuaian ini akan memudahkan karyawan untuk segera bekerja optimal dan menunjukkan kinerja terbaiknya.

Sedikit akan dibahas mengenai pengertian probation, sebelum masuk pada bahasan terkait aturan dan hal yang wajib diperhatikan perusahaan saat melakukan masa probation untuk karyawan.

Baca Juga : Human Capital adalah Hal Berbeda dari Human Resources, Ini Penjelasannya!

Memahami Apa Itu Probation

probation adalah

Sumber: freepik.com

Salah satu situs yang fokus membahas isu HRD, BreatheHR dalam https://www.breathehr.com/ bahwa probation adalah waktu bekerja di mana seorang karyawan terbebas dari item kontrak tertentu yang biasa dicantumkan dalam kontrak kerja.

Masa probation juga adalah masa penentuan mengenai keberlanjutan kontrak yang disepakati di kantor tempat seorang karyawan bekerja.

Dari sisi perusahaan, probation dapat dipahami sebagai masa uji coba dan kesesuaian kapabilitas dan value karyawan dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dalam masa ini, perusahaan akan melihat dan menilai apakah karyawan sesuai dengan apa yang dibutuhkan karyawan. Kemudian apakah perlu penyesuaian lebih lanjut atau tidak, sesuai dengan apa yang dicari perusahaan.

Regulasi Terkait dengan Masa Probation

probation adalah

Sumber : freepik.com

Terdapat regulasi baku yang sebenarnya menjadi dasar dari masa probation ini. Dasar hukum dari probation adalah pada Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, khususnya ada di Pasal 60, Pasal 58, dan sedikit terkait CPNS pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999.

  • UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 60 Ayat 1

Pada UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Pasal 60 Ayat 1 disebutkan bahwa masa percobaan, atau probation, berlaku untuk karyawan baru yang memiliki kontrak tetap atau PKWTT. Masa percobaan paling lama bisa dilakukan selama 3 bulan.

Meski aturannya jelas, namun sifat dari apa yang ada dalam UU tersebut adalah saran. Pada akhirnya, perusahaan bisa menentukan sendiri masa probation yang akan dilaksanakan untuk karyawan, sesuai dengan kesepakatan berbagai pihak terkait. Yang jelas, probation hanya boleh diberlakukan untuk calon karyawan tetap atau PKWTT.

  • UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 58

Pada regulasi ini disebutkan bahwa karyawan dengan status PKWT atau pekerja kontrak tidak boleh disyaratkan untuk mengikuti masa percobaan atau probation. Jadi jelas, status karyawan yang diperbolehkan mengikuti masa probation adalah karyawan PKWTT.

  • UU Nomor 43 Tahun 1999

Untuk aturan ini secara khusus membahas probation untuk CPNS. Disebutkan dalam regulasi ini bahwa masa percobaan atau probation untuk CPNS sendiri dilaksanakan sekurang-kurangnya satu tahun, dan paling lama dalam masa dua tahun.

Yang Harus Dilakukan Perusahaan selama Masa Probation adalah Sebagai Berikut

probation adalah

Sumber: freepik.com

Tidak sedikit yang membahas probation dari sisi karyawan yang mengalami proses tersebut, namun lupa bahwa perusahaan juga memiliki sederet kewajiban atau hal yang harus dilakukan selama masa percobaan ini.

Idealnya, perusahaan sebagai pihak pemberi kerja akan melakukan beberapa hal dalam masa probation, sehingga akhirnya bisa dilakukan penilaian dengan cermat atas kesesuaian karyawan. Secara singkat, berikut poin yang bisa Anda simak sebagai pihak HRD atau pengelola perusahaan.

1. Pemaparan Indeks Penilaian

Sebelum melakukan probation, perusahaan melalui HRD wajib menjelaskan mengenai detail tata cara bekerja bagian yang diisi oleh karyawan, kemudian rincian penilaian afektif pada karyawan baru. Jadi karyawan akan mengetahui apa yang dinilai dari performa selama 3 bulan masa probation yang dijalani.

2. Memahami Hak Karyawan selama Probation

Perusahaan juga wajib memahami dan menghormati hak karyawan selama masa probation. Secara singkat hak karyawan selama masa probation adalah mendapatkan upah minimum yang berlaku, diperlakukan dengan baik, dan mendapatkan lingkungan adaptasi yang mendukung masa probation tersebut.

Meski demikian pada prakteknya, tak sedikit yang kemudian memberikan memberikan sejumlah 80% dari total gaji karyawan tersebut. Hal yang sama berlaku pada CPNS, mengacu pada aturan lain dalam PP Nomor 11 Tahun 2002.

3. Melakukan Evaluasi Rutin

Secara rutin, perusahaan juga idealnya melakukan evaluasi secara rutin untuk memberikan respon pada karyawan yang menjalani masa probation. Penilaian mingguan, menyampaikan apa yang sudah sesuai dan kurang sesuai, hingga memberikan saran atau masukan membangun. Dengan begini karyawan bisa memahami tempo dan budaya kerja perusahaan dengan cepat untuk menyesuaikan diri.

4. Memberikan Penilaian Akhir di Penghujung Masa Probation

Pada penghujung masa probation, perusahaan wajib melakukan penilaian akhir dan menyampaikan hal ini pada karyawan. Apakah karyawan memenuhi ekspektasi yang dimiliki perusahaan atau tidak? Hal ini harus disampaikan dengan jelas pada karyawan untuk transparansi informasi dan menghargai hak masing-masing pihak.

Baca Juga : Mengapa Customer Service Penting bagi Perusahaan? Inilah Alasannya

probation adalah

Pengelolaan SDM dengan RUN System

Dengan fitur Human Capital Management System, sistem ERP yang disediakan oleh RUN System akan membantu Anda pada proses probation. Karena probation adalah faktor penting untuk melihat kesesuaian karyawan dengan nilai perusahaan, maka proses ini harus direncanakan, dieksekusi, dan dievaluasi dengan baik. Segera gunakan layanan dari RUN System, dan memaksimalkan semua fitur yang ada didalamnya!

Bagaimana kami dapat membantu Anda?

Beri tahu kami apa yang Anda butuhkan, kami siap memberikan solusi yang tepat untuk bisnis Anda